Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Surat dari Bapa di Sura

Anak-Ku...
Engkau mungkin tidak mengenal Aku, tetapi Aku mengenal segala sesuatu tentang dirimu (Maz.139:1)
Aku tahu kalau engkau duduk atau berdiri (Maz.139:2)
Aku mengerti segala jalanmu (Maz. 139:3)
Setiap helai rambut kepalamu, terhitung semuanya (Mat. 10:29-31)
Karena engkau diciptakan dalam gambar dan rupa- Ku (Kej. 1:26-27)
Di dalam-Ku engkau hidup, engkau bergerak dan engkau ada (Kis. 17:28)
Sebab engkau ini adalah keturunan-Ku (Kis.17:28)

Aku mengenal engkau sejak sebelum engkau ada dalam kandungan (Yeremia 1:4-5)
Aku memilih engkau dari semula sebelum Aku menciptakan segalanya (Ef. 1:4-5)
Engkau ada bukan karena suatu kesalahan,karena hari-harimu ada tertulis dalam kitab-Ku (Maz. 139:15-16)
Aku telah menentukan waktu yang tepat untuk kelahiran dan di mana engkau akan hidup (Kis.17:26)
Kejadianmu dahsyat dan ajaib (Kis. 139:14)
Karena Aku menenun engkau dalam kandungan ibumu (Maz. 139:13)
Dan mengeluarkan engkau pada hari engkau dilahirkan (Maz. 71:6)

Seringkali Aku tidak dipahami oleh mereka yang tidak mengenal Aku (Yoh. 8:41-44)
Aku tidak berada di tempat jauh dan murka, tetapi Aku adalah kasih yang sempurna (1 Yoh. 4:16)
Dan adalah kerinduan-Ku untuk mengaruniakan Kasih-Ku untukmu (1 Yoh. 3:1)
Semua itu karena engkau adalah anak-Ku dan Aku adalah Bapamu (1 Yoh. 3:1)
Aku memberikan lebih dari yang dapat diberikan bapamu yang di dunia (Mat. 7:11)
Karena Akulah Bapamu di Surga yang adalah sempurna (Mat. 5:48)

Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna engkau terima dari tangan-Ku (Yak. 1:17)
Karena Akulah pemeliharamu dan Aku memberi semua yang engkau perlukan (Mat. 6:31-33)
Rancangan-Ku yang diberikan kepadamu adalah hari depan yang penuh harapan (Yer. 29:11)
Karena Aku mengasihi engkau dengan Kasih yang kekal (Yer. 31:3)
Pikiran-Ku terhadap engkau tidak terhitung seperti pasir di tepi pantai (Maz. 139:17-18)
Dan Aku bergirang karena engkau dengan sukacita dan sorak-sorai (Zef. 3:17)
Aku tidak pernah berhenti berbuat baik kepadamu (Yer. 32:40)
Karena engkaulah harta kesayangan-Ku (Kel. 19:5)

Aku merindukan untuk mengokohkan engkau dengan segenap hati-Ku dan jiwa-Ku (Yer. 32:41)
Aku akan menunjukkan kepadamu hal-hal yang besar dan yang ajaib (Yer. 33:3)
Jika engkau mencari Aku dengan segenap hatimu, engkau akan menemukan Aku (Ul. 4:29)

Bergembiralah karena Aku, maka Aku akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu (Maz. 37:4)
Karena Akulah yang mengerjakan di dalammu kemauan itu (Fil. 2:13)
Aku dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang engkau pikirkan (Ef. 3:20)
Karena Akulah yang menganugerahkan penghiburan abadi kepadamu (2 Tes. 2:16-17)
Akulah juga Bapa yang menghiburmu dalam segala penderitaanmu (2 Kor. 1:3-4)
Ketika engkau patah hati, Aku berada dekat kepadamu (Maz. 34:19)
Seperti seorang gembala menggembalakan dombanya, Aku membawa engkau dekat ke hati-Ku (Yes. 40:11)
Suatu hari Aku akan menghapus semua air mata dari matamu (Wah. 21:3-4)
Dan Aku akan mengangkat semua kesusahan yang engkau derita di atas bumi (Wah. 21:3-4)

Akulah Bapamu, dan Aku mengasihi engkau seperti Aku mengasihi putra-Ku, Yesus (Yoh.17:23)
Karena di dalam Yesus, Kasih-Ku kepadamu dinyatakan (Yoh. 17:26)
Dialah gambar wujud dari keberadaan-Ku (Ibrani1:3)
Ia datang untuk menyatakan bahwa Aku di pihakmu, dan bukan untuk melawanmu (Roma 8:31)
Dan untuk memberitahumu bahwa aku tidak memperhitungkan pelanggaranmu (2 Kor. 5:18-19)
Yesus mati supaya engkau dan Aku dapat diperdamaikan (2 Kor. 5:18-19)
Kematian-Nya adalah pernyataan terbesar dari kasihKu untukmu (1 Yoh. 4:10)
Aku menyerahkan semua yang Aku sayangi supaya Aku mendapat kasihmu (Roma 8:31-32)
Jika engkau menerima anugrah Anak-Ku Yesus,engkau juga menerima Aku (1 Yoh. 2:23)
Dan tidak lagi ada yang akan memisahkan engkau dari kasih-Ku (Roma 8:38-39)
Kembalilah dan Aku akan mengadakan pesta terbesar yang pernah ada di Surga (Lukas 15:7)
Selamanya Aku adalah Bapa, dan selamanya Aku tetaplah Bapa (Ef. 3:14-15)

PertanyaanKu adalah.....Maukah engkau menjadi Anak-ku? (Yoh. 1:12-13)
Aku menanti-nanti untukmu (Luk. 15:11-32)
Kasih-Ku untukmu, Bapamu, Allah yang MahaKuasa.



Read more...

Surat Tuhan

Tuhan,

kemarin aku mengetuk pintu – Mu

lewat genggaman ayat suci alkitab ini

dan tangan mengadah

serta getaran mimik doa yang keluar

dari mulutku

Tuhan,

aku lupa akan janjiku sendiri

untuk menutup pintu dosaku

karena angin telah membawaku

keluar memenuhi nafsu

Tuhan,

diriku sadar dan insyaf

akan semua nistaku

yang kian melipat dan melimpah

panggilah

panggilah!

aku Tuhan

untuk menghadap – Mu

untuk menutup semua dosaku

Tuhan,

ampunilah segala dosa – dosaku

maafkanlah hambamu

teduhkanlah hati dan jiwaku

melalui sinar – Mu


Read more...

Lihat Salib Itu


Lihat itu Salib
Dipikul
Dipanggul
Dibopong


Lihat itu langkah terseret
Dicambuk
Dipecut
Berdarah
Ahhh … !

Lihat itu tubuh
Dipaku
Direjam
Ditombak
Itu dikenang
Itu diresapi
Itu direnungi
Itu bahan kontemplasi
Itu materi diskusi
Itu dulu … !

Sang Anak Manusia Mengejawantah
Sekarang
Kini
Hari ini …
Lihat itu Salib
Kosong
Melompong
Hampa
Terpajang indah penuh estetika
Terpasang penuh nuansa
Terbentang penuh romansa
Tapi …
Adakah dilingkupi makna


Adakah diliputi selaksa doa
Atau …
Hanya simbol
Perlambang
Aksesoris
Hiasan
Benarkah ?


Salib itu kehilangan spirit
Tertutup kelekatan
Keakuan
Absolutisme semu
Sekat-sekat pranata
Ciptaan ketakutan diri
Benarkah ?
Belum
Not yet … !
Lihat itu Salib
Rindu dendam menanti
Penuh kepasrahan
Ditempatkan pada kesejatian eksistensi


Read more...

TRAGEDI KALVARI


Di perjalanan derita-Mu... Engkau menapaki setiap jalan dengan pasti karena rasa Cinta-Mu yang begitu besar kepada setiap jiwa. Dengan wajah lembut-Mu, dengan tetesan keringat yang mengucur Engkau berikan kesejukan di kedalaman nurani untuk Tambah Videomelanjutkan jejak-Mu...



Lambungmu tertombak, darah segar mengalir membasahi relung jiwa... dan Engkau harus menahan sengatan terik matahari dalam kesunyiaan yang paling sunyi sambil menahan luka-luka yang perih....

Engkau tetap tegar...bahkan Engkau ampuni jiwa-jiwa yang telah melukai nurani-Mu....

Oh... Yesus... sampai saat ini, tatkala tombak keangkuhan dengan segala kemunafikan masih sering menombaki lambung-Mu dengan segala kepalsuan yang telah menggores luka demi luka dalam tubuh-Mu...

Sampai saat ini...
Salib-Mu masih enggan dipikul,
bahkan dibuang dan melarikan diri dalam rasa egoistis
dan individualisme yang senantiasa mengagungkan materi dan kekuasaan....

Namun untuk kesekiaan kalinya pula,
Engkau mengalirkan Kasih-Mu yang hakiki,
memikul salib-Mu dan terus membelai segala kekerasan jiwa...

Pintu Tobat selalu terbuka...
hingga setiap jiwa dapat menikmati kemenangan yang KUDUS dalam Tragedi Kalvari....

Kasih-Mu mengalir disetiap jiwa yang mau datang kepada-Mu,
yang bukan hanya sekedar menikmati namun untuk diwariskan...
Salib-Mu mengajak untuk bergandeng tangan pada setiap nurani
untuk memproklamirkan kemenangan KASIH dalam setiap perjalanan hidup....
dan senantiasa mendirikan monumen Tragedi Kalvari disetiap nurani.....


Read more...

Doaku

Ku tak tahu
Apa yang harus kupinta dari-Mu
Karena ku tahu,
Engkau punya rencana atas semua ciptaan-Mu
Aku pun tak tahu
Apa yang harus kumohonkan kepada-Mu

Karena ku tahu,
Engkau telah menentukan segalanya atas hamba-Mu
Ku tak tahu,
Apa yang harus kudoakan bagi diriku
Ku pun tak tahu,
Apa yang harus menjadi cita-citakuMasa laluku, masa kiniku dan masa depankuKu tahu, Engkau yang telah mengaturnya bagiku
Engkau yang telah menggariskannya untukku
Aku tak tahu,
Apa yang akan menimpaku
Atau apa yang akan Engkau berikan untukku
Tapi aku tahu,
Musibah yang menimpaku adalah karma burukku
Dan anugerah yang Engkau berikan untukku
Adalah kasih-Mu atas darmaku
Peruntunganku dan malapetaka yang menimpaku
Kutahu, tak jauh dari darmaku dan sifat burukku
Lalu apa yang harus kumohonkan kepada-Mu
Sedangkan aku tahu,
dengan penuh cinta Engkau melestarikan semesta-Mu


Read more...

Indahnya kasih Tuhan

Dalam keheningan
Kudatang menghampiri tahtaMu
Kutemukan diriMu duduk menantikanku
Sungguh kurasakan indah bersamaMu
Aku rindu untuk bersekutu dekat denganMu
Menceritakan seluruh isi hatiku padaMu

Dan mendapatkan penghiburan, janji dan kekuatan dariMU
Terima kasih Tuhan
Atas segala kebaikanMu
KasihMu yang tulus dan sejati melingkupiku
Menjadikanku kudus di dalam naungan kasih dan kekudusanMu


Read more...

Surat dari Bapa


Anak-Ku.......
Saat kau bangun dipagi hari, Aku memandangmu dan
berharap engkau akan berbicara kepada-Ku, walaupun
hanya sepatah kata, meminta pendapat-Ku atau bersyukur
kepada-Ku atas sesuatu hal indah yang terjadi di dalam
hidupmu kemarin, tetapi aku melihat engkau begitu
sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja.



Aku kembali menanti.......
Saat engkau sedang bersiap, Aku tahu akan ada sedikit
waktu bagimu untuk berhenti dan menyapa-Ku, tetapi
engkau terlalu sibuk.
Di satu tempat, engkau duduk di sebuah kursi selama
lima belas menit tanpa melakukan apapun.



Kemudian Aku melihat engkau menggerakkan kakimu.
Aku berpikir engkau ingin berbicara kepada-Ku, tetapi
engkau berlari ke telepon dan menelepon seorang teman
untuk mendengarkan gosip terbaru.
Aku melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan Aku
menanti dengan sabar sepanjang hari.
Dengan semua kegiatanmu, Aku berpikir engkau terlalu
sibuk untuk mengucapkan sesuatu kepada-Ku.
Sebelum makan siang Aku melihatmu memandang
kesekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk
berbicara kepada-Ku, itulah sebabnya mengapa engkau
tidak menundukkan kepalamu.
Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan
melihat beberapa temanmu berbicara kepada-Ku dengan
lembut sebelum mereka makan, tetapi engkau tidak
melakukannya.



Tidak apa-apa.........
Masih ada waktu yang tersisa, dan Aku berharap engkau
akan berbicara kepada-Ku, meskipun saaat engkau pulang
ke rumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang
harus kau kerjakan.
Setelah beberapa hal tersebut selesai engkau kerjakan,
engkau menyalakan televisi, Aku tidak tahu apakah kau
suka menonton televisi atau tidak, hanya saja engkau
selalu ke sana dan menghabiskan banyak waktu setiap
hari di depannya, tanpa memikirkan apapun hanya
menikmati acara yang ditampilkan.



Kembali Aku menanti dengan sabar saat engkau menonton
TV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak
berbicara kepada-Ku.
Saat tidur Kupikir kau merasa terlalu lelah. Setelah
mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau
melompat ke tempat tidur dan tertidur tak lama
kemudian.
Tidak apa-apa karena mungkin engkau tidak menyadari
bahwa Aku selalu hadir untukmu.
Aku telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari.
Aku bahkan ingin mengajarkanmu bagaimana bersabar
terhadap orang lain.
Aku sangat mengasihimu, setiap hari Aku menantikan
sepatah kata, doa atau pikiran atau syukur dari
hatimu.
Baiklah... engkau bangun kembali dan kembali.
Aku akan menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini kau
akan memberi-Ku sedikit waktu.
Semoga harimu menyenangkan.


Read more...

Jawaban Tuhan

Satu-satunya orang yang selamat dari kecelakaan sebuah kapal terdampar di
pulau yang kecil dan tidak berpenghuni. Pria ini segera berdoa supaya Tuhan
menyelematkannya, dan setiap hari dia mengamati langit dan mengharapkan
pertolongan, tetapi tidak ada sesuatupun yang datang.



Dengan capainya, akhirnya dia berhasil membangun gubuk kecil dari kayu
apung untuk melindungi dirinya dari cuaca, dan untuk menyimpan beberapa
barang yang masih dia punyai.

Tetapi suatu hari, setelah dia pergi mencari makan, dia kembali ke gubuknya
dan mendapati gubuk kecil itu terbakar dan asapnya mengepul ke langit. Dan
yang paling parah pria itu kehilangan semua miliknya.

Dia sedih dan marah pada Tuhan dan berseru: "Tuhan, teganya Engkau
melakukan ini padaku?" dia menangis. Pagi-pagi keesokan harinya, dia
terbangun oleh suara kapal yang mendekati pulau itu. Kapal itu datang untuk
menyelamatkannya.

"Bagaimana kamu tahu bahwa aku di sini?" tanya pria itu kepada
penyelamatnya.
"Kami melihat tanda asap yang berasal dari pulau ini", jawab mereka.

Mudah sekali untuk menyerah ketika keadaan menjadi buruk. Tetapi kita tidak
boleh goyah, karena Tuhan tetap bekerja didalam hidup kita, juga ketika
kita dalam kesakitan dan kesusahan. Ingatlah, ketika gubukmu terbakar, itu
adalah "tanda asap" bagi kuasa Tuhan untuk bekerja. Ketika ada kejadian
negatif terjadi dalam hidup ini, kita harus berkata pada diri kita sendiri
bahwa Tuhan pasti mempunyai jawaban yang positif untuk kejadian tersebut.

Kamu berkata : Itu tidak mungkin.
Tuhan berkata : Tidak ada hal yang mustahil bagiKu. (Lukas 18:27)
Kamu berkata : aku terlalu capai.
Tuhan berkata : Aku akan memberikan kelegaan padamu. (Matius 11:28)
Kamu berkata : Tidak ada seorangpun yang mencintai aku.
Tuhan berkata : Aku mengasihimu. (Yohanes 3:16 ; Yohanes 13:34)
Kamu berkata : Aku tidak bisa meneruskan.
Tuhan berkata : Kasih karuniaKu cukup. (2 Korintus 12:9 ; Mazmur 91 : 15)
Kamu berkata : Aku tidak mengerti.
Tuhan berkata : Aku akan menuntun langkah-langkahmu. (Amsal 3:5-6)
Kamu berkata : Aku tidak bisa melakukannya.
Tuhan berkata : Kamu bisa melakukan semuanya. (Filipi 4:13)
Kamu berkata : Ini tidak berharga.
Tuhan berkata : Itu akan berharga. (Roma 8:28)
Kamu berkata : Aku tidak bisa memaafkanmu.
Tuhan berkata : Aku memaafkanmu. ( 1Yohanes 1:9 ; Roma 8:1)
Kamu berkata : Aku tidak bisa mengatasi.
Tuhan berkata : Aku akan menyediakan kebutuhanmu. (Filipi 4:19)
Kamu berkata : Aku takut.
Tuhan berkata : Aku tidak memberikan padamu roh ketakutan. (II Timotius 1:7)
Kamu berkata : Aku selalu kuatir dan frustasi.
Tuhan berkata : Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaku. (I Petrus 5:7)
Kamu berkata : Aku tidak mempunyai iman yang kuat.
Tuhan berkata : Aku memberi setiap orang iman menurut ukurannya. (Roma 12:3)
Kamu berkata : Aku tidak pandai.
Tuhan berkata : Aku memberikan padamu hikmat. (I Korintus 1:30)
Kamu berkata : Aku merasa sendirian.
Tuhan berkata : Aku tidak akan pernah meninggalkanmu. (Ibrani 13:5)


Read more...
Template by - PongkyToding