Tampilkan postingan dengan label Artikel Rohani Kristen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Rohani Kristen. Tampilkan semua postingan

BELAJAR PADA MURAI

Apa yang kita tabur, itulah yang kita tuai. Kita tidak dapat berpangku tangan dan berdoa meminta Tuhan menurunkan berkat-Nya dari langit secara ajaib. Ada bagian yang harus kita kerjakan dan Tuhan akan mengerjakan bagian-Nya

Burung-burung yang beterbangan secara liar memang tidak menabur dan menuai. Namun, pemeliharaan Tuhan terus mereka alami, sebab mereka bekerja keras sepanjang hari. Sebuah penelitian terhadap aktivitas kehidupan burung menemukan fakta bahwa burung murai, sebagai contoh, setiap hari bangun dini hari pukul 2.30 dan mencari makan hingga larut pukul 21.30. Jadi, setiap hari mereka bekerja selama 19 jam. Tak cuma itu. Burung murai bolak-balik ke sarangnya hingga sekitar 200 kali sehari, demi memberi makan anak-anaknya. 
Berapa lama kita bekerja dalam sehari? Apa yang kita tabur, itulah yang kita tuai. Kita tidak dapat berpangku tangan dan berdoa meminta Tuhan menurunkan berkat-Nya dari langit secara ajaib. Ada bagian yang harus kita kerjakan dan Tuhan akan mengerjakan bagian-Nya. Semangat dan keuletan burung murai justru menjadi teladan indah bagi kita. Diam berpangku tangan dan tidak melakukan apa-apa hanya mendatangkan kesia-siaan. Namun, ketika kita berusaha, maka berkat Allah akan mengikuti kita. 

Yang penting adalah, sekeras apa pun kita berusaha memenuhi kebutuhan, kita mesti selalu mendahulukan Kerajaan Allah dan kebenarannya, mendahulukan nilai-nilai kekudusan dan kebenaran yang Allah tetapkan, melandasi setiap karya dan kerja dengan kasih, dan sebagainya. Sebab justru di situlah kunci berkat itu berada. Ketika Dia menjadi yang utama, maka pemeliharaan-Nya akan ditambahkan dengan murah hati kepada kita. Sebab ketika kita ada di jalan-Nya, apa pun yang kita usahakan pasti akan Dia berkati.


Read more...

CINTA DAN KOMITMEN

Cinta dan komitmen bisa saling menjaga. Ketika cinta surut, komitmen akan menggelorakannya kembali. Dan ketika komitmen melonggar, cinta akan meneguhkannya lagi. Jadi, kalau sekarang cinta Anda terhadap pasangan sedang surut, jangan menyerah, kembalilah kepada komitmen awal. Sebaliknya kalau komitmen Anda menyusut, berpalinglah kepada cinta Anda yang mula-mula. Ingat, ia adalah belahan jiwa Anda
Dalam pernikahan kristiani, hal komitmen selalu ditekankan. Komitmen, yaitu ketika keduanya berikrar bersama: akan tetap setia dan mengasihi dalam kelimpahan maupun kekurangan, dalam suka dan duka, sehat dan sakit, sampai kematian memisahkan. 

Cinta dan komitmen ibarat dua sisi pada satu mata uang yang sama; tidak dapat dipisahkan; yang satu tidak lengkap tanpa yang lain. Cinta tanpa komitmen akan rapuh. Sebab yang namanya cinta, seperti juga perasaan lain dalam diri manusia, tidak selalu tetap, ada pasang surutnya. Sebaliknya komitmen tanpa cinta juga hambar, relasi suami dan istri akan dirasakan sebagai kewajiban belaka. 

Cinta dan komitmen bisa saling menjaga. Ketika cinta surut, komitmen akan menggelorakannya kembali. Dan ketika komitmen melonggar, cinta akan meneguhkannya lagi. Jadi, kalau sekarang cinta Anda terhadap pasangan sedang surut, jangan menyerah, kembalilah kepada komitmen awal. Sebaliknya kalau komitmen Anda menyusut, berpalinglah kepada cinta Anda yang mula-mula. Ingat, ia adalah belahan jiwa Anda.


Read more...

SHALOM

Kita sebagai anak Allah diharapkan berperan aktif untuk membawa damai di dimanapun kita berada. Perbedaan seharusnya memperkaya kita sehingga bisa saling melengkapi. Tuhan menciptakan kita tidak sama, tetapi bisa menjadi sesama bagi orang lain sehingga orang lain dapat menikmati kebaikan kasih Allah karena kehadiran kita

Apakah arti damai bagi kita? Kata "damai" dalam bahasa Ibrani adalah shalom, yang mengandung makna sejahtera, sehat, dan makmur. Damai adalah segala sesuatu yang membuat dan membawa kebaikan bagi manusia. Damai adalah kenikmatan atas segala kebaikan. Membawa damai, dengan demikian, berarti berbuat sesuatu sehingga orang lain dapat menikmati kebaikan. Membawa damai berarti membawa atau berbuat kebaikan bagi sesama. Membawa damai berarti mengambil risiko untuk disalahmengerti, bahkan terkadang usaha kita tidak dihargai dan belum tentu berhasil.

Mengapa anak-anak Allah dipanggil untuk menjadi orang yang membawa damai? Karena mereka melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh Allah sehingga tindakan mereka mencerminkan karakter Allah, Sang Raja Damai. Kita sebagai anak Allah diharapkan berperan aktif untuk membawa damai di dimanapun kita berada. Perbedaan seharusnya memperkaya kita sehingga bisa saling melengkapi. 

Tuhan menciptakan kita tidak sama, tetapi bisa menjadi sesama bagi orang lain sehingga orang lain dapat menikmati kebaikan kasih Allah karena kehadiran kita


Read more...

Pentingnya Kebersamaan

Kebersamaan burung Guilemot bisa menjadi contoh bagi orang percaya dalam belajar dan memaknai kebersamaan
Guilemot adalah sejenis burung laut yang senang hidup berkelompok. Ribuan burung ini hidup bersama di puncak tebing dan batu karang yang sulit dijangkau. Jika ada burung lain atau musuh mencoba menyerang mereka, seluruh kawanan burung itu bersatu memekik dan mematuk musuh mereka. Kebersamaan dan kepandaian mereka mencari tempat berlindung itulah yang menyelamatkan kawanan burung ini. Kebersamaan. Itulah kata kunci kehidupan jemaat mula-mula. 

Kebersamaan di dalam persekutuan dan ketekunan dalam pengajaran rasul. Mereka berdoa bersama dan berbagi hidup sehingga kelebihan yang satu menutupi kekurangan yang lain. Yang lebih mengharukan lagi, mereka melakukan itu semua dengan tulus hati tanpa pamrih. Dengan demikian, persekutuan pun terjaga dengan baik sehingga menjadi kesaksian yang indah bagi pihak luar. Jumlah mereka pun semakin bertambah dan pada akhirnya nama Tuhan dipermuliakan. 

Kita hidup berdampingan dalam persekutuan sehingga bisa membantu dan melengkapi satu sama lain. Ketika menghadapi persoalan berat, tekun berdoa dan saling mendukung dan menopang. Orang percaya juga perlu terus bergumul dengan firman dan selalu mengandalkan perlindungan Tuhan Yesus, Sang Batu Karang. Kalau kita menjalani hidup ini dengan berdoa, bersekutu dengan Tuhan melalui fir man-Nya, dan mengandalkan kuasa-Nya, sesulit apa pun hidup ini, kita dapat menjalaninya dengan damai dan sukacita


Read more...

BERDOA VS KHAWATIR

Penyanyi dan penulis lagu Sarah Masen pernah bersaksi tentang kesulitannya dalam membuat lagu. "Kadang-kadang ketika saya duduk dan menulis, saya begitu takut bahwa nanti lagunya tidak akan jadi, tidak akan berhasil, tidak akan ada lagi inspirasi. Tetapi, waktu  saya mengambil keputusan untuk berdoa di tengah kebingungan itu saya mendapati upaya saya untuk melakukan sesuatu selalu saja disempurnakan Allah, namun tidak menurut cara yang saya pikirkan. Hal itu berlaku bukan hanya untuk proses penulisan lagu, melainkan untuk semua bidang kehidupan".

 Doa dan rasa Khawatir tidak bisa muncul sebagai satu kondisi mental yang sama, yang satu akan mendorong yang lain keluar. Kala kita berdoa dan mengisi pikiran kita dengan kuasa dan pemeliharaan-Nya, niscaya ruang yang tersisa untuk hal-hal yang membuat kita takut menjadi lebih sempit


Read more...

MENGAJARKAN KISAH NATAL KEPADA ANAK

Ditulis oleh: R. Scott Wiley dan Timothy Pollard 

Bagaimana caranya agar guru dan orang tua bisa membantu anak-anak merangkul realitas dan kebenaran Natal? Berbagi cerita Natal dengan anak-anak harus menjadi pengalaman yang indah. Ketika Anda berpikir tentang usia anak, pikirkanlah fakta-fakta yang dapat Anda bagikan sesuai dengan usia mereka. Pertimbangkan saran-saran berikut untuk setiap kelompok usia. 


Read more...

Pesan Rahasia Da Vinci

Para arkeolog menemukan sebuah pesan rahasia yang tersembunyi dalam sebuah lukisan Leonardo da Vinci. Pesan itu terungkap di balik dinding Vechio Palazzo, sebuah istana kuno di Florensia yang berdiri sejak 1300-an.
Pesan rahasia itu bertuliskan 'carilah dan kamu akan menemukan' (Cerca trova) pada sebuah lukisan mural di dinding karya Da Vinci. Menurut Dailymail.co.uk, Selasa, (13/3), para peneliti ternyata mengungkapkan pesan rahasia tersebut merujuk pada sebuah karya Da Vinci yang telah hilang sejak 400 tahun yang lalu. Sebuah kamera mini endoskopi dimasukkan ke dalam bagian dinding di Vechio Palazzo, dan memperoleh sampel dari pigmen kimia yang Da Vinci juga digunakan dalam lukisan Mona Lisa. Lukisan Mona Lisa dianggap salah satu karya Da Vinci yang paling fenomenal, yang diasumsikan telah hancur oleh api pada abad ke-16.

Penemuan ini membuat peneliti percaya bahwa mungkin berbagai karya Da Vinci yang fenomenal telah sengaja disembunyikan oleh pelukis lain. Para arkeolog mulai menyelidiki mural di Vechio Palazzo setelah seorang arkeolog menemukan kata-kata, 'Cerca trova'.

"Data-data yang ditemukan ini sangat menggembirakan," kata Peneliti dari National Geographic, Maurizio Seracini. Meskipun Ilmuwan masih dalam tahap awal penelitian, dan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memecahkan misteri ini. 

Pada 1503, Da Vinci ditugaskan oleh Gonfaloniere Piero Soderini melukis 'Pertempuran Anghiari' di Aula 500 dari Palazzo Vecchio, pusat pemerintahan di Florence. 

Lukisan itu memperingati kemenangan 1440 dari pertempuran di dataran Anghiari antara Milan dan Liga Italia dipimpin oleh Republik Florence. Para Florentines hadir sebagai kekuatan penting di Italia tengah, mendominasi Kepausan dan politik Italia selama ratusan tahun. 

Karya Leonardo Da Vinci sendiri sempat heboh dalam dunia perfilman, melalui film fiksi ilmiah yang berjudul Da Vinci Code. Film itu menceritakan bagaimana rahasia lukisan karya Da Vinci mengungkap tentang sosok Jesus dalam lukisan 'the Last Supper'nya. 

Leonado Da Vinci adalah seniman sekaligus ilmuwan yang lahir pada 1452, zaman pencerahan (Renaissance) Eropa. Karyanya beserta karya ilmuwan zaman pencerahan lain, seperti Galileo Galilei banyak ditentang oleh pihak gereja pada saat itu yang menentang ilmu pengetahuan. Namun karena pendekatan ilmiah Da Vinci dengan menggunakan seni membuat dirinya lebih aman dibanding Galileo


Read more...

Apa itu Rabu Abu?


Mungkin di antara kita banyak yang belum tahu tentang Kebaktian/Misa/Ibadah Rabu Abu? Kita perlu juga mengetahui apa itu Rabu Abu? Artikel berikut ini yang dikompilasi dari beberapa sumber memberikan informasi kepada kita yang ingin mengetahui apa itu Rabu Abu? Selengkapnya baca disini


Read more...

Valentine day

Sahabatku bertanya kepadaku:

Hadiah apa yang akan engkau berikan kepada orang yang engkasu sayangi?
Jawabku :Doa adalah sebuah hadiah paling indah

Kemana engkau akan pergi bersama orang yang engkau sayangi?
Jawabku : Doa bersama adalah bentuk kasih yang teramat dalam yang jauh melebihi tempat yang romantis

Untaian kata apa yang engkau ungkapkan kepada orang yang engkau sayangi"
Jawabku : Doa adalah cara tuk menyapa yang paling lembut

Bagiku.....
Doa adalah sebuah curahan hati
"VALENTINE DAY" tak lebih hanyalah sebuah moment
Kasih sayang tidaklah di batasi hanya di tanggal 14 Februari
Mari kita berbagi kasih kepada Orang tua, istri, anak-anak, sahabat dan orang yang ada di sekitar kita melalui doa.

"Happy Valentine day"
I Love You All



Read more...

KISAH SUP BATU

Alkisah ada tiga pengembara, yang dalam perjalanannya singgah di sebuah kota. Warga kota itu tak pernah bergembira, sebab mereka hidup dengan sangat mementingkan diri sendiri. Mereka mengerjakan segala sesuatu sendiri dan untuk dirinya sendiri. Selain itu, mereka suka mencurigai semua orang. Termasuk kepada tiga pengembara kelaparan yang duduk di tengah alun-alun kota mereka. Tiga pengembara itu membuat api lalu merebus sebuah batu. 


Read more...

Kemuliaanku dan sukacitaku

Hubungan di antara manusia di zaman ini semakin kering, dan banyak hubungan bersifat saling memanfaatkan. Mungkin manusia di zaman ini sangat haus akan hubungan yang tulus dan murni yang tidak menyembunyikan niat lain. Manusia di zaman ini saling merasa takut dan curiga, karena takut ditipu dan dirugikan. Manusia di zaman ini semakin menjadi biasa dengan basa basi. 

Di sini, ada satu jenis hubungan yang begitu tulus dan murni. Tidak ada niat lain selain memang saling mengasihi dengan tulus hati. Itu adalah hubungan gembala-domba, dan hubungan di antara saudara seiman di dalam Yesus Kristus. Betapa indahnya hubungan ini, karena saling bisa mengucapkan: “kaulah kemuliaanku dan sukacitaku!” Mereka saling mengharapkan bahwa di hari pertemuan dengan Yesus kelak, mereka saling bisa menjadi kemuliaan satu dengan yang lain, yaitu Anda menjadi kemuliaan bagi saya, dan saya menjadi kemuliaan bagi Anda. 

Tentu saja hubungan yang seperti ini tak mungkin terjalin hanya dengan kata-kata, tetapi dengan kasih yang nyata yang disertai pengorbanan satu dengan yang lain, seperti kata Paulus: 
“Demikianlah kami, dalam kasih sayang yang besar akan kamu, bukan saja rela membagi Injil Allah dengan kamu, tetapi juga hidup kami sendiri dengan kamu, karena kamu telah kami kasihi.”
 Apakah Anda sudah memiliki orang-orang yang menjadi kemuliaan dan sukacita bagi diri Anda?


Read more...

KENCANA WINGKA

Wingka ialah pecahan genting, sedangkan kencana berarti emas. Meskipun sejatinya hanya pecahan genting, ia dianggap sebagai sebungkah kencana, emas yang amat berharga. Begitulah cara pandang orang Jawa terhadap sosok anak. Mereka menggunakan istilah kencana wingka untuk menggambarkan kasih sayang orangtua kepada anak mereka. Sejelek-jeleknya, sebodoh-bodohnya, atau senakal-nakalnya si anak, orangtua akan tetap mengasihi dan menyayanginya, bahkan jika perlu membela kelemahannya itu.  

Pandangan ini mengandung kebaikan selama kita menerapkannya secara wajar. Sayangnya, orang cenderung bersikap berlebihan. Di satu sisi, sebagian orangtua menganggap anak sebagai kencana yang tidak boleh dicolek sedikit pun: dimanjakan, dituruti semua permintaan dan kemauannya, dibiarkan saja ketika melakukan pelanggaran atau tidak taat. Di sisi lain, ada orangtua yang memperlakukan anak sebagai "wingka", merendahkan dan menginjak-injaknya, seperti yang terungkap dalam berbagai kasus kekerasan di dalam rumah tangga. 

Alkitab menyetujui pandangan bahwa anak itu kencana. Ya, anak adalah karunia Tuhan yang sangat berharga. Ia pun diciptakan menurut rupa dan gambar Allah. Namun, anak kita juga mengandung wingka, tabiat dosa yang mencemari semua manusia. Jadi, kita sepatutnya mengasihi dan menghargai anak tanpa mengabaikan kecenderungan berdosa yang membuatnya suka melawan. Untuk itu, kita tidak boleh melalaikan pendidikan dan pendisiplinan anak, yang akan membentuknya menjadi "anak panah di tangan pahlawan", memenuhi panggilan Tuhan bagi hidupnya 

KASIH BUKAN HANYA DIUNGKAPKAN MELALUI PELUKAN 
NAMUN JUGA MELALUI TEGURAN DAN DIDIKAN


Read more...

BANDENG PRESTO

Ikan bandeng memiliki daging yang lezat. Namun, sayangnya memiliki tulang dan duri yang susah dipisahkan dari dagingnya. Salah satu cara mengatasi masalah ini adalah dengan mengolah bandeng menjadi bandeng presto. Bandeng diolah dengan pressure cooker, alat masak yang bekerja dengan memberikan tekanan tinggi. Tekanan ini telah diatur sedemikian rupa, sehingga tulang dan duri bandeng tersebut bisa menjadi lunak, tetapi dagingnya sendiri tidak rusak. Kita pun dapat menikmati daging bandeng yang lezat tanpa harus terganggu dengan tulang dan durinya lagi.  

Mirip dengan ikan bandeng, ada juga banyak "tulang dan duri" dalam diri kita yang membuat hidup kita tidak menyenangkan bagi Tuhan. Mungkin "tulang dan duri" itu berupa kesombongan, kekurangpercayaan, kekerasan hati, pola pikir yang salah, dan sebagainya. Maka, kerap kali Tuhan harus mengatasinya dengan "memasukkan" kita untuk sementara waktu ke dalam "pressure cooker", yakni situasi hidup yang membuat stres. Tentu dengan "takaran tekanan" yang sudah Dia atur, sehingga tidak akan melebihi kemampuan kita untuk menanggungnya. Cukup kuat untuk "melunakkan duri" alias membentuk kita, tetapi tidak sampai membuat kita hancur. 

Apabila saat ini kita sedang berada dalam situasi yang menekan, yang membuat kita stres, jangan menyerah. Tetaplah beriman kepada-Nya. Bahkan, pakai kesempatan ini untuk merenung dan mencari apa yang Dia ingin kita ubah dalam diri kita. Lalu jalani dengan kesabaran dan ketekunan. Agar melalui proses ini, kita menjadi pribadi yang lebih baik dan memuliakan Tuhan 

TEKANAN HIDUP DIBERIKAN DALAM TAKARAN YANG CUKUP 
AGAR KITA DIBENTUK MENJADI SAKSI YANG HIDUP


Read more...

MENGHADAPI RAKSASA KEHIDUPAN


Pada saat kita harus berhadapan dengan kesukaran yang teramat besar.Entah berupa penyakit yang tak kunjung sembuh, atau tekanan pekerjaan yang sangat berat; entah juga berupa kehadiran "orang sulit" di dekat kita-atasan di kantor, rekan sepelayanan, klien, tetangga-sangat menjengkelkan, tetapi kita tidak bisa hindari. Atau, bisa juga berupa kebiasaan buruk yang terus membelenggu, kita ingin menjauh, tetapi tak juga bisa lepas. Semua itu membuat kita merasa kecil dan tak berdaya.

Dalam keadaan demikian, kita bisa belajar dari Daud ketika menghadapi Goliat. Secara fisik, Daud sangat tidak sebanding dengan Goliat. Daud berperawakan biasa, Goliat raksasa. Daud penggembala kambing domba, Goliat prajurit profesional. Daud bersenjata "umban dan batu", Goliat bersenjata perang lengkap. Namun akhirnya, kita semua tahu, Daud berhasil mengalahkan Goliat. Apa kunci sukses Daud? Daud berhasil karena ia berfokus kepada Allah

Ya, jika kita berfokus pada kesukaran yang menghadang, maka kesukaran itu akan kita rasakan berkali-kali lipat lebih besar daripada yang sebenarnya. Efeknya, kita akan merasa kecil dan tidak berdaya. Kalah sebelum bertanding. Namun, kalau kita berfokus pada Allah-pada kasih dan kuasa-Nya-kita akan mendapat kekuatan ekstra untuk menghadapi segala tantangan. Kita memang lemah, tetapi Allah yang memiliki kita, Mahakuat. Bersama-Nya kita bisa, dan tidak ada alasan untuk kita tidak sanggup mengatasi kesukaran sebesar apa pun

DI DALAM TUHAN
TIDAK ADA GUNUNG YANG TERLALU TINGGI UNTUK DIDAKI


Read more...

KEHADIRAN YANG MENGHIBUR

Pernahkah Anda merasa sangat gembira karena kehadiran seseorang? Saya pernah. Tepatnya ketika saya masih kanak-kanak. Waktu itu saya sudah beberapa hari merasa lesu tanpa sebab yang jelas. Suatu malam, seorang saudara sepupu yang juga adalah teman bermain saya, datang ke rumah. Tiba-tiba saya merasa sehat dan langsung bermain dengannya di halaman seperti biasa. Ajaibnya, setelah itu saya benar-benar sembuh total. Orangtua saya bingung melihat apa yang terjadi. Mereka hanya bisa menyimpulkan bahwa saya sangat terhibur didatangi saudara sepupu itu, sehingga tubuh saya terpengaruh hingga benar-benar sembuh.  

Kehadiran seseorang, terutama bagi mereka yang sedang berkesusahan, kerap kali menghadirkan sukacita tersendiri. Sebab orang-orang yang demikian biasanya membutuhkan teman yang peduli. Karena itu, jika kita tahu bahwa ada orang yang membutuhkan kehadiran kita, jangan berpikir dua kali untuk mengunjunginya. Waktu dan perhatian yang kita berikan pasti akan dipakai Tuhan untuk menguatkannya 

DAKAH ORANG YANG SEDANG MEMBUTUHKAN KEHADIRAN KITA? 
SEGERA KUNJUNGI DIA!


Read more...

Nikmatnya Menunda


Suatu sore saya berniat mengerjakan tugas untuk esok hari, dengan segera. Namun, ketika melihat sebungkus kacang kulit, saya menyempatkan diri untuk duduk menikmatinya -- hingga habis. Setelah itu saya menonton film bagus di televisi. Ketika melihat jam, sudah waktunya makan malam. Selesai makan malam, seorang teman datang bertamu! Selanjutnya bisa ditebak: saya mengantuk. Maka, saya memutuskan untuk tidur dan mengerjakan tugas itu dengan setengah mati pada dini hari. Sebenarnya tugas itu tidak berat, tetapi terasa begitu berat karena saya menundanya! Menunda itu nikmat. Selagi bisa menghindar, kita cenderung menunda pekerjaan. Padahal menunda kerja berarti menambah persoalan! 

"Apa pun yang menjadi tugas kita, harus dilakukan dengan segenap hati"
Dalam kata ini terkandung sikap melakukan sesuatu dengan segera, bersemangat, serius, tekun, tidak main-main, dan tidak menunda-nunda. Ketika kita di percayakan  untuk melakukan  pekerjaan dan diberi waktu bagi kita untuk menyelesaikannya, maka dia yang memberi kita tugas agar kita melakukannya dengan sungguh-sungguh.

Apakah Anda memiliki kebiasaan menunda? Belum terlambat untuk berubah! Mulai hari ini, lakukanlah segala pekerjaan dengan semangat, segera, tanpa menunda. Jika kita tidak menunda, kita dapat mengerjakannya tanpa terburu-buru. Mari manfaatkan setiap waktu dengan maksimal

JANGAN MENUNDA UNTUK MELAKUKAN 
APA YANG BISA ANDA LAKUKAN HARI INI


Read more...

BUKAN SEKADAR KATA

Hatiku meluap dengan kata-kata indah, aku hendak menyampaikan sajakku kepada raja; 
lidahku ialah pena seorang jurutulis yang mahir 
(Mazmur 45:2)

Dalam pengantar buku Menjadi Penulis, Andar Ismail menegaskan pentingnya isi tulisan. Ia mengatakan, "Menulis bukanlah sekadar merangkaikan kata, melainkan menuliskan hikmat yang mencerahkan dan menumbuhkan pembaca. Sepandai-pandainya kita menuangkan, yang lebih menentukan adalah apa yang dituangkan. Apa gunanya menuang sebuah botol jika isinya adalah air keruh? Atau, apa yang mau dituang dari sebuah botol apabila botol itu masih kosong?"  

Pengakuan pemazmur menunjukkan proses serupa. Mazmur-mazmurnya tertuang dari perkara-perkara yang memenuhi hatinya. Ungkapan "kata-kata indah", menurut konkordansi Alkitab, mengacu pada perkara-perkara yang baik, mulia, luhur, dan benar. Ketika hal itu meluap-luap memenuhi hatinya, ia pun tergerak untuk menggubah sajak. Ia menulis tentang sosok yang sungguh-sungguh luhur dan mulia: nubuatan tentang Raja yang akan datang, Tuhan Yesus Kristus, dan jemaat-Nya yang berkemenangan. 

Kehidupan kita, seperti halnya tulisan yang jujur, menyatakan apa yang ada di dalam hati kita. Kita akan menjalani kehidupan yang baik jika perbendaharaan hati kita meluap-luap dengan perkara-perkara yang baik. Paulus menasihatkan agar kita memenuhi hati dan pikiran kita dengan "semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji" (Filipi 4:8). Hal itu akan menggerakkan kita untuk menuliskan sajak kehidupan yang indah, kehidupan yang mengungkapkan kasih dan ketaatan kita kepada Raja segala raja 

KEINDAHAN HATI AKAN MEMANCAR DALAM KEINDAHAN HIDUP


Read more...

Apakah Anda Tulus ?

Black in News : 
Wajahnya lugu. 
Sederhana. 
Tutur katanya simpatik. "Soal gaji sih terserah saja. Saya terima. Yang penting bisa kerja membantu Tuan danNyonya," ujar Yati. 
Sang majikan terkesan. 
Yati diterima menjadi pembantu rumah tangga. 
Ia dipercaya. 
Kunci-kunci rumah dipegangnya. 
Dua bulan kemudian, majikannya sangat kaget ketika tiba di rumah. Semua barang berharga mereka habis terkuras. Yati lenyap. Rupanya ia adalah anggota sindikat perampok yang beraksi dengan bepura-pura menjadi pembantu. 
Wajahnya tulus, namun hatinya bulus!  
Sahabat Black, Sulit mencari orang berhati tulus. Langka, tetapi sangat berharga. 
Orang yang tulus hati membuat rencana tanpa intrik. Berbicara tanpa melebih-lebihkan. Memberi bantuan tanpa pamrih. Menampilkan diri apa adanya tanpa berusaha terlihat suci. Ia benci kemunafikan dan kepalsuan. Seperti itukah Anda? Apakah Anda dikenal sebagai orang yang tulus hati? 
Tanpa hati yang diwarnai ketulusan
Anda tidak bisa membuat Allah terkesan


Read more...

Belajar dari Semut (bagian 2)

Black In News :
Sebelumnya kita sudah simak cerita dari nabi Salomo mengenai semut, kali ini kita akan memperhatikan secara langsung, apa saja sih yang bisa kita amati secara langsung ketika menemukan kumpulan semut. Hewan kecil yang berwarna hitam ini mempunyai karakter yang sangat bagsu untuk di simak. Berikut adalah hal yang menari dan perlu kita contoh dari semut :
  1. Peduli
    Peduli dan peka terhadap segala hal yang terjadi dalam lingkungannya serta selalu memelihara rasa cinta kasih kepada sesama. 
  2. Positif dan antusias
    Selalu antusias dalam berpikir dan bertindak demi mencapai tujuan berusaha. Namun segala pemikiran dan tindakan tersebut bersifat positif demi menjaga kelangsungan usaha. 
  3. Inisiatif
    Memiliki inisiatif dalam menjalankan usaha berdasarkan motivasi yang kuat untuk maju dan mencapai tujuan tanpa menunggu komando, dan tanpa menyimpang dari kebijakan perusahaan atau negara. 
  4. Rendah hati
    Berusaha selalu optimis dalam setiap langkah, namun tidak sombong dan selalu menghargai serta menghormati orang lain. 
  5. Kreatif dan inofatif
    Selalu kreatif dalam berusaha dengan melakukan berbagai inovasi agar dapat memenangkan persaingan dan menjadi Leader dalam lingkungannya. 
  6. Disiplin dan bertanggung jawab
    Memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap kelangsungan hidup kegiatan usaha. Untuk itu, diperlukan disiplin yang tinggi dalam menjalankan semua peraturan/ketentuan demi mencapai tujuan. 
  7. Kerjasama
    Mampu menjalin kerjasama untuk menggalang kemitraan dengan semua kalangan dalam menjalankan tugas agar sukses mencapai tujuan. 
  8. Produktif
    Bekerja secara profesional, tekun, dan sungguh-sungguh untuk mencapai hasil yang maksimal. 
  9. Komitmen dan tabah
    Memiliki komitmen yang tinggi terhadap semua keputusan/peraturan dan kesepakatan yang telah ditetapkan serta bertanggung jawab melaksanakannya tanpa tawar-menawar. 
  10. Komunikatif
    Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan menguasai tekniknya secara baik, sehingga mampu menyampaikan segala informasi yang diperlukan tanpa menimbulkan kesalah-pahaman.
    Semoga sahabat djarum black bisa terinspirasi kepada hewan kecil dan hitam ini.


Read more...

Belajar dari Semut

Suatu hari Raja Daud mengajak Salomo anaknya menemaninya berjalan-jalan di taman istana. Setelah letih berkeliling duduklah dia di bawah sebuah pohon rindang. Dilihatnya Salomo sedang asik memandangi sesuatu. Rasa penasaran Daud mendorongnya untuk menghampiri Salomo. "Anak ku apa yang sedang engkau lihat?" tanya sang ayah.

Suatu hari Raja Daud mengajak Salomo anaknya menemaninya berjalan-jalan di taman istana. Setelah letih berkeliling duduklah dia di bawah sebuah pohon rindang. Dilihatnya Salomo sedang asik memandangi sesuatu. Rasa penasaran Daud mendorongnya untuk menghampiri Salomo. "Anak ku apa yang sedang engkau lihat?" tanya sang ayah.

"Oh lihatlah ayah sekawanan semut itu, mereka begitu sibuk mengangkat daun menuju sarang. Untuk apa sebenarnya daun-daun itu?" tanya Salomo kepada ayahnya.

"Daun itu adalah makannya, anakku. Ini adalah musim dimana mereka biasa mengumpulkan makanan, untuk bekal ketika salju mulai turun menutupi bumi." Jawab Daud.

"Lihatlah mereka begitu kecil tapi sanggup mengangkat daun yang begitu besar, bahkan jauh lebih besar dari tubuh mereka sendiri. Ternyata semut tidak selemah yang aku kira selama ini." Sambung Salomo. Dia tampak begitu heran dan kagum dengan pemandangan yang sedang dilihatnya.

"Yah itulah Kuasa Tuhan, bahkan binatang yang paling lemah diberikan Tuhan kekuatan melebihi yang lain. Tuhan itu adil. tahukah kamu anakku, semut yang kecil ini sanggup mengangkat beban yang bahkan 10 kali lebih berat dari tubuhnya. Seekor gajah yang paling besarpun tidk akan sanggup menandingi kekuatan seekor semut. Anakku, jangan pernah sekalipun engkau meremehkan mereka yang tampak lemah. Belajarlah dari semut! Jika engkau nanti menjadi seorang raja". Jawab Raja Daud.

"Engkau tahu berapa lama mereka akan mengangkat makanan-makanan itu?" tanya Raja.

"Entah ayah, mungkin sampai nanti sore". Jawab Salomo.

"Tidak nak, tidak seperti itu. Mereka akan terus bekerja mengumpulkan makanan hingga musim dingin tiba. Lihatlah bagaimana mereka bekerja! Mereka seakan tidak pernah lelah. Tidak ada yang diam, tidak ada yang tampak sedang asik bersantai bukan?" sambung Raja Daud.

"Ya, ayah benar. Mereka semua bekerja! Tapi Ayah, mungkinkah karena mereka takut akan dihukum jika tidak bekerja? mungkin ada yang sedang mengawasi mereka bekerja." Salomo mencoba mengajukan argumennya.

"Tidak, tidak ada yang mengawasi, semut bukan budak dari siapapun. Semut hanya memiliki seorang ratu yang bertugas melahirkan para semut, sedangkan sebagian besar semut adalah jenis pekerja dan sisannya adalah semut prajurit yang bertugas menjaga koloni dan ratu mereka. Tapi tidak untuk mengontrol para pekerja." Jawab Raja Daud.

"Anak ku, jika engkau mau merenungkannya, engkau bisa belajar banyak dari kehidupan para semut." Sambung Raja Daud.

"Apakah itu ayah, katakanlah supaya aku ini mengert." Pinta Salomo.

"Baiklah, supaya engkau tahu, semut adalah binatang yang bijaksana, yang menyadari bahwa untuk segala sesuatu ada masannya. Mereka menyadari ada waktu untuk mengumpulkan dan bekerja serta ada waktu untuk beristirahat. Ketika masa untuk bekerja datang, mereka akan menggunakannya untuk mengumpulkan bekal makanan. tak satupun dari mereka yang berusaha mencuri waktu untuk bersantai dan bersenang-senang. Karena mereka sadar ketika musim dingin tiba, mereka akan dapat beristirahat di dalam sarangnya yang hangat, semua beristirahat, tidak ada yang bekerja. Mereka makan dan minum, berpesta sambil menanti datangnya musim semi."

"Yang kedua, sebagai semut, mereka tahu bagaimana hidup dalam bersama dalam komunitasnya. Setiap semut paham akan tugas dan perannya masing masing. Mereka menjalankan tugasnya dengan setia. Mereka tidak perlu dipaksa dan tidak perlu didikte. Mereka tetap bekerja tanpa perlu diawasi. Tiap-tiap semut akan melakukan tugasnya dengan sukarela dan sungguh-sungguh. Yang satu tidak iri dengan yang lain. Selain rajin, semut adalah binatang yang memiliki integritas tinggi."

"Anakku jika engkau nanti menjadi seorang raja yang akan memimpin bangsamu, ajaklah rakyatmu belajar dari para semut." Sambung Sang Daud.

Tak terasa hari semakin siang. Matahari sudah berada tepat di atas kepala. Digandengnya tangan Salomo. "anak ku sudah saatnya untuk pulang. Masih cukup waktu untuk kamu bisa merenungkannya nanti."

Ya masih banyak waktu bagi kita untuk merenungkan, betapa tidak sempurnanya kita sebagai manusia, hingga masih harus belajar dari para semut.

Sumber :
http://artikel.sabda.org/belajar_dari_semut


Read more...
Template by - PongkyToding